Tanaman HiasTips & Triks

7 Tips Merawat Kaktus Untuk Pemula

Tips Merawat Katus Untuk Pemula

Jejak SindoTips Merawat Kaktus – Kaktus merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati. Bentuknya yang unik, serta perawatan kaktus yang relatif mudah, membuatnya menjadi tanaman hias populer.

Jika Kamu ingin memilih kaktus sebagai tanaman hias, maka Anda harus mengetahui cara merawat kaktus berikut ini:

Cara merawat kaktus

Salah satu tanaman hias yang cocok untuk pemula atau orang sibuk adalah kaktus. Cara merawat kaktus relatif mudah karena minim perawatan.

Kaktus bisa menjadi tanaman hias di luar ruangan atau di dalam ruangan tergantung dari jenisnya.

Selain sebagai hiasan yang lucu, kaktus juga hadir dalam berbagai bentuk yang menarik dan tidak membosankan untuk mempercantik ruangan atau desktop.

Ukuran kaktus juga bermacam-macam, sehingga dapat memenuhi kebutuhan Kamu yang ingin belajar cara merawat kaktus sebagai tanaman hias dalam ruangan.

Berikut 7 Tips Merawat Katus Untuk Pemula :

1. Kenali Dulu Jenis Kaktus

Tips Merawat Kaktus yang pertama adalah  tentukan jenis kaktus yang anda miliki . Meski terlihat sama, jenis kaktus yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda.

Kamu bisa menanyakan kepada penjual cara merawat kaktus yang benar tergantung jenisnya, mulai dari rekomendasi media tanam kaktus, jadwal penyiraman, penempatan, hingga cara memindahkan kaktus jika sudah tumbuh.

2. Siapkan Media Tanam

Salah satu cara merawat kaktus yang penting diketahui adalah media tanamnya.

Dalam buku Lingkungan untuk Menanam Tanaman Hias, kaktus adalah tanaman yang habitat aslinya di daerah gersang dan panas.

Tanaman ini relatif toleran kekeringan dan biasanya tumbuh di daerah dengan kandungan pasir yang tinggi. Kaktus juga mampu beradaptasi dengan lingkungan tumbuh yang asam.

Akarnya lunak, membutuhkan media tumbuh yang berpori atau banyak rongga.

Beberapa pilihan lingkungan yang cocok untuk menanam kaktus adalah:

-Pasir dicampur dengan 5% NPK

-Pasir dan sekam mentah atau panggang dengan perbandingan

-Campur zeolit dengan pasir dengan perbandingan

Baca Juga  Jenis Asuransi Mobil Terbaik dan Cara Membayar Pajak

-Pasir, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan

-Pasir dan sekam, dengan perbandingan

-Untuk memastikan drainase tanah yang baik juga, Kamu dapat meletakkan kerikil di dasar pot sebelum menambahkan bahan tanam lainnya.

Ingatlah juga untuk memilih pot dengan lubang di bagian bawah agar kelebihan air dapat mengalir keluar dan tidak menggenang.

3. Penyiraman

KArena habitat alami kaktus yang kering, kaktus dapat hidup tanpa air untuk beberapa waktu.

Jika Anda sering lupa menyirami tanamannya, merawat kaktus di rumah bisa menjadi ide yang bagus, karena mereka hanya perlu disiram sekitar 1-3 minggu tergantung cuaca dan jenis kaktus.

Kaktus hidup dengan menyimpan air di batangnya. Air diserap oleh kaktus dari akarnya, bukan batangnya, jadi Anda cukup membasahi tanah.

Kaktus dalam ruangan membutuhkan penyiraman yang lebih jarang daripada kaktus luar ruangan.

Kaktus yang lebih kecil membutuhkan penyiraman lebih sering karena masih tumbuh dibandingkan dengan kaktus yang lebih dewasa.

Tips untuk Kamu yang tidak tahu kapan harus menyiram kaktus, membuat adonan seperti adonan pie panggang adalah cara terbaik untuk merawat kaktus.

Gunakan batang/katu yang cukup panjang untuk mencapai dasar pot, seperti tusuk sate atau sumpit kayu tua.

Tusuk media tanam sampai ke bawah lalu angkat kembali jika sudah menempel tanah.

Artinya tanah di dalam masih cukup basah, jika belum maka saatnya menyirami tanah agar menjadi basah kembali.

Sebagai referensi, jika kaktus hias berukuran kecil, sebaiknya gunakan semprotan yang dapat mendistribusikan air lebih sedikit dan lebih merata.

Itu juga cukup untuk melembabkan tanah agar tidak tergenang air.

4. Pupuk

Meski tidak membutuhkan sebanyak tanaman hias lainnya, merawat kaktus juga membutuhkan pupuk .

Pemberian pupuk ini tidak boleh sering, tetapi hanya setahun sekali saat musim hujan.

Pupuk juga tidak boleh ditambahkan setelah memindahkan kaktus ke dalam pot baru.

Tunggu kaktus beradaptasi dan tumbuh dengan baik di pot baru, langkah ini bisa memakan waktu hingga 2 bulan.

Baca Juga  Investasi Properti : Kelebihan, Kekurangan Dan Kesalahan dalam Berinvestasi

Pupuk kaktus yang dianjurkan adalah pupuk NPK yang mengandung fosfor, nitrogen, dan kalium yang dibutuhkan kaktus.

Anda tidak perlu terlalu banyak, cukup beberapa butir saja.

5. Cahaya Matahari

Tidak semua jenis kaktus membutuhkan sinar matahari langsung.

Karena perbedaan tersebut, perawatan kaktus indoor dan outdoor juga berbeda, salah satunya adalah dengan memperhatikan sinar matahari yang diterimanya.

Spesies kaktus yang hidup di luar ruangan membutuhkan banyak sinar matahari untuk tetap sehat.

Jenis kaktus yang hidup di dalam ruangan juga membutuhkan sinar matahari.

Namun tidak secara langsung, karena hal ini dapat menyebabkan kaktus cepat terbakar dan mati.

Agar kaktus dalam ruangan tetap sehat, Kamu bisa meletakkannya di dekat jendela agar kaktus mendapat cukup cahaya dan tidak kepanasan.

Jika Anda tidak memiliki banyak jendela di rumah , cahaya terang cukup untuk kaktus jenis ini.

Kaktus harus menerima setidaknya 4-6 jam sinar matahari per hari.

Jika Kamu menempatkan kaktus di rumah, jangan lupa untuk membalik pot secara berkala.

Hal ini dikarenakan kaktus cenderung tumbuh ke arah matahari.

Kamu hanya memutar seperempat lingkaran sehingga sinar matahari pun mengenai kaktus.

6. Lindungi Dari Hama

Sayangnya, kaktus tidak kebal terhadap hama, terutama jenis kaktus yang hidup di luar ruangan.

Beberapa jenis hama yang dapat mengganggu kaktus dan menyebabkan kematiannya, misalnya:

-Bekicot atau keong biasanya menyerang pucuk kaktus dan dapat mengakibatkan kematian kaktus

-Kutu, hama yang biasanya muncul pada musim kemarau dan berkurang pada musim hujan.

-Kecoa tanah, yang biasa ditemukan di sisa-sisa tanaman yang membusuk dan kompos, menyerang akar kaktus.

-Cangkang dan kutu berbulu menyedot cairan kaktus, menyebabkannya layu dan mati.

-Cacing menggerogoti akar kaktus, sehingga lama kelamaan kaktus akan mati.

-Tikus menyukai buah dari beberapa jenis kaktus dan menggerogoti batang kaktus yang tidak berduri.

Baca Juga  Lebih Untung Mana Investasi Emas Atau Bitcoin ? Cari Tau Perbedaannya Sebelum Anda Mulai Berinvestasi !

Cara merawat kaktus agar terhindar dari hama adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Gunakan media tanam yang steril dan bersihkan akar kaktus sebelum ditanam.

Jika hama sudah menyerang, kendalikan hama tersebut dengan menyemprotkan insektisida, membersihkan akar kaktus, atau memindahkan kaktus ke lingkungan tanam yang bersih dan bebas hama.

7. Gunakan Ukuran Pot Yang Pas

Saat merawat kaktus, Anda juga perlu memperhatikan ukuran pot sesuai dengan ukuran kaktus.

Pot yang terlalu besar dapat menyebabkan akar kaktus cepat busuk karena air yang tertahan di media tanam.

Sedangkan ukuran pot kaktus yang ideal tidak menyimpan air terlalu lama dan menurunkan air lebih cepat sehingga media tanam lebih cepat kering.

Kaktus adalah tanaman yang tumbuh cukup lambat.

Tetapi jika Anda memperhatikan bahwa akar kaktus mencuat dari tanah, inilah saatnya untuk memindahkan kaktus ke dalam pot yang lebih besar.

Tenang saja, kemungkinan kaktus membutuhkan pot baru bisa memakan waktu 2-4 tahun, tergantung jenis dan tingkat pertumbuhan kaktus tersebut.

Kaktus sebagai tanaman hias luar dan dalam rumah sangat cocok untuk Kamu yang tidak punya banyak waktu untuk perawatan tanaman sehari-hari.

Kamu yang baru belajar merawat tanaman hias tidak perlu repot dan banyak belajar.

Kamu juga bisa mengikuti forum atau grup pecinta tanaman hias atau kaktus untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Demikian pembahasan cara merawat kaktus untuk pemula .

Bagaimana ? gampang bukan ? Meskipun perawatannya relatif mudah namun harga kaktus bisa mencapai puluhan juta lho ! bisa bisa jadi aset juga tuh buat investasi hehe.

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button