Kesehatan

5 Ciri-ciri Asam Urat Tinggi Yang Perlu Anda Waspadai

Ciri-ciri Asam Urat Tinggi

Jejak Sindo Ciri-ciri Asam Urat Tinggi – Asam urat mungkin banyak yang menganggapnya sebagai salah satu jenis penyakit, tidak begitu mematikan.

Anggapan ini seringkali membuat orang lengah hingga tanpa sadar asam urat menjadi terlalu parah hingga menimbulkan komplikasi yang serius. Komplikasi ini sangat berbahaya, bahkan berpotensi fatal.

Agar tidak menjadi masalah yang lebih serius, penting bagi setiap orang untuk mengetahui ciri-ciri penyakit asam urat.

Ada beberapa tanda tanda asam urat. Salah satunya adalah nyeri sendi yang tak tertahankan. Namun selain rasa sakit itu sendiri, asam urat sebenarnya memiliki ciri lain.

Berikut ciri-ciri asam urat tinggi yang perlu Anda waspadai :

1. Ketidaknyamanan pada persendian

Tidak setiap asam urat selalu disertai rasa sakit. Pada stadium awal, penyakit ini jarang menunjukkan gejala. Pasien akan merasa bahwa semuanya beres. Namun, kristalisasi masih terjadi karena kadar asam urat yang terlalu tinggi.

Kristalisasi pada persendian terkadang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Jika diperhatikan dengan seksama, persendian akan terasa tidak nyaman, terutama saat digerakkan. Tanda-tanda ini terlihat sepele. Karena alasan ini, banyak orang mengabaikannya.

Jika salah satu dari gejala ini muncul, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. Cari tahu berapa kadar asam urat Anda.

Jika ketidaknyamanan tersebut disebabkan oleh kadar asam urat yang terlalu tinggi, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan dengan lebih cepat.

2. Terjadi pembengkakan pada area persendian.

Kadar asam urat yang terlalu tinggi menyebabkan kristalisasi pada persendian. Kristal yang dihasilkan biasanya berukuran kecil.

Namun, kristal ini memiliki tepi yang tajam dan keras yang berpotensi merusak benda-benda di sekitarnya.

Kristal asam urat yang dihasilkan dapat bergesekan dengan lapisan pelindung sendi, yang dikenal sebagai sinovium. Jika gesekan sering terjadi, hampir dipastikan sinovium akan membengkak dan menjadi lunak saat ditekan.

Baca Juga  8 Cara Merawat Kulit wajah pria agar tetap sehat dan bersih

Benjolan pada persendian juga bisa terjadi karena peningkatan jumlah pelumasan sendi atau cairan sinovial.

Entah itu pembengkakan membran sinovial atau peningkatan cairan sinovial, benjolan di area sendi menunjukkan bahwa peradangan sedang terjadi.

Tindak lanjut harus dilakukan untuk memastikan bahwa gejala ini tidak berkembang menjadi lebih serius.

3. Panas di area persendian

Peradangan yang terjadi karena kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan rasa terbakar pada persendian.

Dalam beberapa kasus, penderita asam urat bahkan merasakan sensasi terbakar. Kondisi seperti itu biasa terjadi.

Namun, sensasi yang dirasakan tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa terbakar pada persendian sebenarnya disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh saat terjadi proses inflamasi atau peradangan.

Selama proses inflamasi, sistem kekebalan melepaskan peptida, yang merupakan protein kecil, ke dalam jaringan lunak di sekitar sendi.

Zat ini dapat menyebabkan cairan menumpuk di sekitar sendi. Aliran darah juga meningkat. Itulah sebabnya peradangan pada asam urat seringkali disertai dengan pembengkakan dan rasa hangat atau panas di sekitar persendian.

4. Rasa nyeri yang tak tertahankan

Nyeri sendi adalah gejala umum asam urat. Ketika kadar asam urat terlalu tinggi dan kristal asam urat terbentuk, ujung-ujungnya yang tajam dapat menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan.

Nyeri asam urat tidak terjadi setiap saat. Dalam kebanyakan kasus, nyeri sendi dimulai di pagi hari. Rasa sakit yang Anda rasakan akan meningkat selama 4-12 jam pertama.

Bahkan setelah rasa sakitnya hilang, masih ada sisa-sisanya, seperti rasa tidak nyaman pada persendian.

Beberapa bagian tubuh yang sering mengalami nyeri akibat asam urat antara lain ibu jari, siku, lutut, pergelangan kaki, dan jempol kaki. Namun, tidak menutup kemungkinan nyeri dirasakan pada persendian lain.

Baca Juga  15 Obat Kolesterol Alami Terbaik Aman Dan Mudah Ditemukan

5. Kulit kemerahan di area persendian

Asam urat adalah senyawa yang biasanya diekskresikan oleh ginjal dalam urin. Di sini, ginjal berperan besar dalam menjaga keseimbangan asam urat.

Namun, ketika kadar asam urat terlalu tinggi, akan sulit bagi ginjal untuk memprosesnya. Hingga akhirnya asam urat menumpuk dan membentuk kristal di persendian.

Kristal kecil yang terbentuk di bagian sendi ini dapat menyebabkan peradangan. Peradangan dari asam urat menyebabkan lebih dari sekedar pembengkakan.

Peradangan yang dihasilkan juga dapat menyebabkan kemerahan pada kulit, terutama di sekitar persendian.

Warna kulit merah ini mungkin karena peningkatan aliran darah di daerah tersebut. Ini biasanya disebut sebagai vasodilatasi.

Biasanya kemerahan pada kulit akibat radang asam urat berwarna merah cerah. Terasa hangat juga saat disentuh.

Asam urat biasanya terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat. Pola makan yang buruk dan sedikit aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko Anda.

Anda dapat mencegah penyakit asam urat dengan menerapkan gaya hidup sehat. Pertahankan asupan makanan dengan makan makanan bergizi seimbang dan hindari makanan yang bisa memperparah asam urat.

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button