InvestasiInvestasi PropertiKeuanganNEWSTips & Triks

4 Tips Berinvestasi Properti di Bali

Tips Berinvestasi Properti di Bali

Jejak sindoTips Berinvestasi Properti di Bali –  Kita semua tahu dan setuju bahwa Bali adalah pulau yang sangat indah dan tempat yang wajib dikunjungi untuk relaksasi atau sekedar bersantai ketika Anda sedang stres dan membutuhkan tempat untuk liburan penyembuhan seperti yang sedang tren saat ini.

Daya tarik Bali sebagai tujuan wisata begitu kuat sehingga orang selalu memasukkan Bali dalam daftar tempat yang harus mereka kunjungi. Tak hanya turis asing, warga lokal juga tak mau ketinggalan.

Namun sayang, di masa pandemi, kondisi Bali yang dulu dipadati wisatawan tiba-tiba menjadi sepi dan tenang.

Kawasan Kuta, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Ubud yang dulunya ramai dikunjungi turis, tiba-tiba berubah menjadi kota yang tampak sepi, rumah-rumah dan toko-toko seni yang tutup, serta hotel-hotel di dekatnya.

Investasi Properti di Bali melonjak selama pandemi

Bali yang mengandalkan pariwisata sebagai ujung tombak perekonomiannya, dipastikan terpukul keras oleh pandemi corona dan belum diketahui kapan akan berakhir.

Namun ada fakta lain yang mengejutkan kita: sektor real estate Bali masih menjadi incaran investor di tengah lesunya pariwisata.

Berdasarkan data Bank Indonesia Bali, penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada 2020 mencapai Rp5.432,7 miliar dan penanaman modal asing (PMA) mencapai US$293,3 juta. Data ini menunjukkan bahwa Bali tetap menarik bagi investor yang masih optimis dengan evolusi pandemi Covid-19 di Bali.

Selain itu, data lembaga riset internasional Knight Frank Global mencatat bahwa antara 2020-2025, jumlah ultra-kaya dalam kategori Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) di Indonesia melonjak 67 persen.

Menariknya, 25-28 persen dana mereka diinvestasikan di sektor real estate. Berdasarkan rangkaian data tersebut, meski masih dalam situasi pandemi, sektor properti di Bali masih diminati investor karena dinilai memiliki momentum positif.

Baca Juga  Tips Investasi Properti Syariah Agar Untung dan Sukses

4 tips berinvestasi properti di Bali

Mungkin saat ini Anda memiliki rencana untuk berinvestasi di Bali, khususnya di bidang real estate. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk berinvestasi di Bali.

1. Lakukan pembelian saat harga properti stabil

Anda harus memahami bahwa harga properti di tempat tujuan liburan relatif lebih stabil dibandingkan di daerah lain. Artinya, Anda bisa membeli properti kapan saja untuk investasi di Bali.

Namun, disarankan untuk memeriksa ulang harga pasar dari properti yang dibeli. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk membeli properti saat harga pasar sedang stabil.

Cari informasi sebanyak mungkin di Internet, dengan agen real estat atau dalam riset pasar langsung.

2. Beli properti di luar musim liburan

Investasi real estate di Bali juga perlu menggunakan strategi karena tidak sedikit investor pesaing yang juga mencari properti seperti Anda.

Biasanya, mereka mencari rumah di tanah dan kemudian membangunnya kembali menjadi wisma, vila, atau hostel yang lebih nyaman bagi wisatawan.

Anda dapat berkonsultasi dengan Arsitek Bali atau Penyedia Jasa Konstruksi Villa Bali untuk lebih jelasnya mengenai jenis bangunan atau properti yang ingin Anda bangun.

Banyak investor akan datang selama musim liburan untuk memastikan properti laris di pasar.

Padahal, kondisi ini justru menciptakan persaingan dalam penjualan yang berujung pada kenaikan harga properti. Karena itu, membeli properti untuk investasi di Bali dilakukan setelah akhir musim liburan.

Anda kini lebih leluasa menawar karena tidak harus bersaing dengan investor lain. Sebagai warga lokal, Anda tentu tahu betul lokasi strategis mana yang cocok untuk membeli properti di Bali.

Baca juga : 10 Alasan Kota Semarang Layak Menjadi Tujuan Investasi 

3. Ikuti tren pasar

Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan dengan permintaan pasar. Artinya sebelum Anda melakukan pembelian, sebaiknya Anda melakukan riset pasar terhadap target pasar yang Anda inginkan.

Baca Juga  5 Contoh Investasi Properti Terbaik Dan Menguntungkan Bagi Pemula

Jika permintaan cukup tinggi dan ketersediaan tidak mencukupi, maka investasi yang Anda lakukan dijamin akan mendatangkan imbal hasil yang menggiurkan.

4. Periksa ketersediaan ruang publik

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan saat Anda berencana berinvestasi di Bali berupa real estate, yaitu ketersediaan fasilitas umum.

Untuk itu, sangat disarankan agar Anda melakukan survei lokasi terlebih dahulu. Hal ini penting agar Anda bisa mengetahui fasilitas apa saja yang tersedia di area properti.

Misalnya keberadaan tempat ibadah, supermarket, apotek, ATM, dan lain sebagainya. Semakin lengkap fasilitas yang ada, semakin menarik properti Anda untuk disewakan kepada wisatawan yang berkunjung.

Berinvestasi di Bali cukup mudah bagi Anda yang masih baru. Selama Anda bisa membaca dengan baik dan memanfaatkan peluang yang ada, Anda bisa mendapatkan keuntungan.

Investasi properti di Bali tidak hanya terbatas pada bangunan berupa villa, hostel atau guest house, tetapi juga coworking space gedung perkantoran yang kini cukup banyak peminatnya di Pulau Dewata.

Jika Anda masih bingung, tentunya Anda bisa berkonsultasi dengan beberapa konsultan di Bali untuk lebih meningkatkan potensi bisnis yang ingin Anda bangun. Jadi gimana? Tertarik untuk segera berinvestasi properti di Bali?

Baca Juga : Apa itu investasi Properti ? Cari tahu dulu sebelum berinvestasi

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button