InvestasiInvestasi EmasKeuanganNEWS

Perkuat Tren Investasi Emas Digital, PPEDI Gandeng Bappebti

Tren Investasi Emas Digital

JEJAKSINDO.COMTren Investasi Emas Digital – Pedagang Emas Digital yang telah mendapat persetujuan dari Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengumumkan pembentukan asosiasi bisnis bernama Perhimpunan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI) atau Indonesian Digital Gold Merchants Society (IDGTS).

IDGTS terdiri dari perwakilan dari PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas), PT Pluang Emas Sejahtera, Pluang group partner, PT Indonesia Logam Pratama (Treasury) dan PT Sehati Indonesia Sejahtera (Sakumas).

“IDGTS diharapkan dapat menjadi forum bagi para pedagang resmi berlisensi untuk bermitra dengan Bappebti dalam mempromosikan cara-cara sederhana, aman dan andal untuk berinvestasi emas digital,” kata co-founder Pluang Claudia Kolonas di Jakarta.
Selain itu, Claudia menjelaskan bahwa emas digital adalah emas yang kepemilikannya dicatat secara digital atau elektronik.

Emas digital sendiri telah menjadi salah satu sarana investasi yang disukai masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Karena kinerjanya dinilai lebih stabil dibandingkan kelas aset lainnya.

“Emas yang dianggap sebagai Investasi yang sangat menjanjikan  menjadi salah satu alasan mengapa orang berinvestasi emas, terutama di masa pandemi saat ini,” tambahnya.

Sebelumnya, sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Di Pasar Emas Fisik Digital Di Bursa Berjangka dan Aturannya Bappebti Nomor 4 pada  Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Bappebti Nomor 13 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka, Bappebti telah menyetujui beberapa pedagang emas fisik digital yang memenuhi beberapa persyaratan, seperti aturan mengenai permodalan, penyimpanan emas, listing, dll.

Tren Investasi Emas Digital

Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro Pengembangan dan Pengembangan Pasar Bappebti, menyambut baik kehadiran asosiasi PPEDI atau IDGTS, yang mencakup para pedagang emas digital fisik yang disetujui Bappebti.

Baca Juga  Pengertian asuransi kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi premi

“Kami berharap dengan adanya asosiasi ini dapat memperlancar kerja Bappebti.

dalam berkomunikasi dengan pemangku kepentingan perdagangan emas digital dalam rangka evaluasi peraturan dan kebijakan lainnya, serta untuk memudahkan pemantauan ke depan,” kata Tirta.

Selain itu, lanjutnya, juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan perbedaan antara pedagang emas digital yang telah mendapat persetujuan pemerintah, dalam hal ini Bappebti, dengan yang belum.

Sementara itu, pedagang emas fisik digital yang disetujui, yaitu Lakuemas dan Perbendaharaan, melakukan transaksi emas fisiknya di PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dan mendaftarkan transaksi kliring dan penyelesaiannya ke lembaga kliring PT Indonesia (ICH).

Sementara itu, PT Pluang Emas Sejahtera dan Sakumas memperdagangkan emas fisik di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan mencatatkan transaksi kliring dan penyelesaian di PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (KBI).

“Momen pemberian izin kepada pedagang emas digital sudah lama ditunggu-tunggu tidak hanya oleh para pedagang, tetapi juga oleh masyarakat, yang menginginkan kepercayaan akan keamanan investasinya di emas fisik.

Lakuemas bangga menjadi salah satu pedagang yang disetujui dan berkomitmen untuk mempromosikan industri ini melalui IDGTS bersama dengan pedagang lainnya, ”kata Junior Sambianto, Ketua IDGTS, yang juga CEO Lakuemas.

Popularitas emas digital di masyarakat Indonesia juga sejalan dengan semakin banyaknya platform, baik aplikasi investasi maupun e-commerce, yang memberikan peluang investasi emas digital kepada para penggunanya.

Menurut Junior, memiliki payung hukum dan mendirikan IDGTS dapat memberikan perlindungan dan keamanan bagi setiap investor emas digital. Sekaligus sebagai bentuk kontrol dan dasar yang jelas bagi penyedia jasa investasi.

Sementara itu, co-founder Pluang Claudia Kolonas menuturkan pihaknya meyakini produk emas digital merupakan kelas aset penting yang harus dimiliki investor.

Baca Juga  7 Jenis Investasi Jangka Pendek Untuk Pemula ! Cepat Dapat Cuan

“Kami sangat bangga dengan perusahaan mitra kami PT Pluang Emas Sejahtera, yang telah menerima lisensi untuk memperdagangkan emas digital fisik dari otoritas pengatur terkait.

Tentunya hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pengguna kami, dimana emas selalu menjadi pilihan utama sebagian besar masyarakat Indonesia karena kecenderungan harga yang lebih stabil dibandingkan dengan sarana investasi lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Direktur Perbendaharaan Yudi mengatakan sebagai merchant emas digital fisik pertama yang resmi disahkan oleh Bappebti, Perbendaharaan akan terus meningkatkan layanan dan menyediakan produk untuk mendukung masyarakat mencapai tujuan keuangan mereka di masa depan secara sederhana, transparan dan aman. cara. cara.

“Karena kami percaya bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk masa depan yang lebih baik,” kata Yudi.

CEO dan Founder Sakumas Danny Ardiyanto Goh mengatakan ke depan, seiring dengan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap Digital Gold, perusahaan berharap produk tersebut dapat menjadi bagian dari gaya hidup dan gaya hidup masyarakat luas.

“Sakumas bersama seluruh pemangku kepentingan di industri bertekad mewujudkan visi tersebut dengan menyediakan layanan Digital Gold yang sederhana, transparan, dan terbuka. Kami juga berharap lahirnya asosiasi bisnis ini dapat memberikan standar kualitas dan benchmark yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Digital Gold,” tutup Denny.

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button