InvestasiInvestasi PropertiKeuanganTips & Triks

5 Tips Dan Keuntungan Berinvestasi Properti di Bali

Tips Dan Keuntungan Berinvestasi Properti di Bali

Jejaksindo.com – Hingga saat ini, Properti tetap menjadi sarana investasi yang menarik perhatian banyak orang Indonesia, terutama di daerah strategis dan menguntungkan seperti Bali.

Konon pulau dewata yang tak pernah sepi turis lokal maupun mancanegara ini menjadi sasaran empuk para investor.

Mengapa berinvestasi di properti di Bali?

Properti di Bali merupakan alat investasi yang cukup diminati hingga saat ini dan tetap menjadi alat yang paling diminati investor baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Hal ini karena setiap orang membutuhkan rumah untuk tinggal di Bali.

Rumah merupakan kebutuhan pokok, sekaligus impian dan kebutuhan setiap orang. Jika melihat pertumbuhan penduduk di seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 250 juta jiwa dan akan terus bertambah, maka peluang Properti untuk menjadi wahana investasi tentu semakin terbuka.

Kebutuhan akan rumah akan terus berlangsung selama jumlah penduduk terus bertambah. Jika Anda sudah memiliki rumah, namun belum tentu orang-orang di sekitar Anda memiliki rumah sendiri.

Jika Anda memiliki lebih banyak uang, Anda dapat berinvestasi di rumah untuk kebutuhan Anda dengan menyewakannya kepada mereka yang membutuhkan, terutama jika Anda tinggal di Bali.

Karena Bali merupakan objek wisata yang terkenal dimana banyak orang datang untuk bekerja atau berwisata yang membutuhkan tempat tinggal.

Keuntungan berinvestasi properti di Bali

Ada 2 keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan berinvestasi rumah di Bali:

1. Capital Gain

Jika Anda membeli properti di Bali, dalam beberapa tahun harga properti Anda akan naik dan ketika saatnya tiba untuk menjualnya, Anda akan mendapat untung yang tinggi dari kenaikan harga beli.

Pertumbuhan ekonomi di Bali yang begitu pesat membuat kebutuhan akan tempat tinggal meningkat setiap tahunnya baik bagi penduduk lokal maupun pendatang. Keuntungan dalam bentuk harga yang lebih tinggi ini disebut capital gain.

Baca Juga  5 Software PC Gaming Yang Wajib Anda Unduh

Di Bali, nilai Properti selalu meningkat setiap tahunnya sebesar 10-20%, terutama di kawasan wisata seperti Jimbaran, Ungasan, Kuta, Sanur, Seminyak dan Ubud. Hal ini juga dipengaruhi oleh tingkat inflasi.

2. Cashflow

Dengan berinvestasi di Bali, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dengan membeli rumah, apartemen, villa atau wisma yang bisa disewakan atau disewakan harian atau bulanan kepada orang-orang yang belum memiliki rumah. Peluang ini, khususnya di Bali, cukup bagus.

Karena Bali adalah tujuan wisata yang terkenal di dunia, dapat disewakan kepada pekerja atau wisatawan yang datang ke Bali untuk liburan.

Jika Anda menyewakan properti kepada mereka yang membutuhkan, berarti Anda tidak hanya mendapatkan keuntungan modal, tetapi Anda juga mendapatkan arus kas dari properti sewaan.

Dengan manajemen properti yang baik, Anda bisa mendapatkan keuntungan besar.

5 tips untuk investasi Properti di Bali

Apakah Anda juga tertarik untuk berinvestasi properti di Bali? Berikut adalah tip utama yang perlu diingat untuk menggandakan keuntungan Anda.

1. Beli saat harga properti stabil

Perlu diketahui bahwa harga properti di tempat tujuan liburan relatif lebih stabil dibandingkan di daerah lain. Artinya, Anda bisa membeli properti kapan saja untuk investasi di Bali.

Namun, tak ada salahnya mengecek nilai pasar dari properti yang Anda beli.

Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk membeli properti saat harga pasar sedang stabil.

Cari informasi sebanyak mungkin di Internet, dengan agen properti atau dalam riset pasar langsung.

2. Hindari membeli properti saat musim liburan

Berinvestasi di Bali pada dasarnya cukup sulit karena tidak sedikit investor pesaing yang juga mencari properti seperti Anda.

Biasanya, mereka mencari rumah di tanah dan kemudian membangunnya kembali menjadi wisma, vila, atau hostel yang lebih nyaman bagi wisatawan.

Baca Juga  4 Bank Lokal Terbaik Untuk Investasi Emas 2022

Kebanyakan investor akan datang selama musim liburan untuk memastikan permintaan Properti di pasar.

Padahal, kondisi ini justru menciptakan persaingan dalam penjualan yang berujung pada kenaikan harga properti.

Karena itu, membeli properti untuk investasi di Bali dilakukan setelah akhir musim liburan.

Anda akan lebih leluasa menawar harga karena tidak harus bersaing dengan beberapa investor lain.

Sebagai warga negara, Anda tentu tahu betul lokasi strategis mana yang cocok untuk membeli properti di Bali.

3. Beradaptasi dengan permintaan pasar

Tips berinvestasi Properti di Bali. Cara selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah cara menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Artinya, sebelum melakukan pembelian, disarankan untuk melakukan survei terhadap target pasar di lingkungan yang akan Anda tuju.

Jika permintaan pasar dinilai cukup tinggi dan untuk ketersediaannya rendah, maka investasi yang Anda lakukan dijamin akan menghasilkan passive income yang menarik.

4. Pertimbangkan rumah bekas

Harga properti di kawasan resort cenderung lebih tinggi karena nilai investasinya juga menjanjikan. Namun, sebagai investor pemula dan hanya memiliki budget terbatas, pertimbangkan untuk membeli rumah bekas.

Namun, jangan lupa untuk mengecek kondisi bangunan, kelengkapan dokumen penting dan situasi rumah itu sendiri.

Anda juga dapat memanfaatkan penawaran rumah bekas dari pemilik yang membutuhkan uang tunai. Biasanya karena sifatnya mendesak, pemilik sebelumnya bisa memberikan harga yang lebih murah.

5. Periksa kembali Fasilitas

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan ketika Anda berencana untuk berinvestasi di Bali dalam bentuk Properti adalah ketersediaan fasilitas.

Untuk itu, sangat disarankan agar Anda melakukan survei lokasi terlebih dahulu.

Hal ini penting agar Anda bisa mengetahui fasilitas apa saja yang tersedia di area properti. Misalnya keberadaan tempat ibadah, supermarket, apotek, ATM, dan lain sebagainya.

Baca Juga  3 Jenis Reksadana Rendah Risiko Yang Cocok Untuk Investor Pemula

Semakin lengkap fasilitas yang ada, semakin menarik properti Anda untuk disewakan kepada wisatawan yang berkunjung.

Penutup

Berinvestasi di Bali sangat nyaman bagi Anda yang baru memulai.

Selama Anda bisa membaca dengan baik dan memanfaatkan peluang yang ada, Anda bisa mendapatkan keuntungan.

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button