InvestasiKeuangan

5 Alasan Mengapa Investasi Properti Lebih Baik Dari saham

Alasan Investasi Properti Lebih Baik Dari saham

Jejak SindoInvestasi Properti –  Ada beberapa alasan mengapa berinvestasi di Properti lebih baik daripada berinvestasi di saham.

Ini penting untuk diketahui ketika Anda tidak tahu apakah akan berinvestasi di Properti atau saham.

Banyak investor secara tradisional beralih ke pasar saham untuk investasi.

Sementara saham adalah pilihan investasi yang terkenal, tidak semua orang tahu bahwa membeli properti juga dianggap sebagai investasi.

Dalam situasi yang tepat, Properti dapat menjadi alternatif saham, menawarkan risiko yang lebih kecil, lebih banyak imbalan, dan diversifikasi yang lebih besar.

Namun, Anda juga memerlukan bebrapa strategi investasi yang harus disesuaikan  dengan anggaran dan kebutuhan Anda.

Mengapa berinvestasi di Properti lebih baik daripada berinvestasi di saham ?

5 Alasan Mengapa berinvestasi di Properti lebih baik daripada berinvestasi di saham

Berinvestasi di Properti atau saham adalah pilihan pribadi yang bergantung pada situasi keuangan, toleransi risiko, tujuan, dan gaya investasi Anda.

Namun, ada beberapa alasan mengapa berinvestasi di Properti lebih menguntungkan daripada di saham:

1.Memberikan pengembalian yang lebih tinggi tanpa volatilitas yang tinggi

Secara historis, ketika berinvestasi di Properti , risiko kerugian diminimalkan tergantung pada berapa lama Anda memiliki properti tersebut.

Ketika pasar membaik, begitu juga nilai rumah, dan sebagai hasilnya, Anda meningkatkan modal.

Meskipun risiko di pasar saham tidak pernah berubah, ada banyak faktor di luar kendali Anda yang dapat berdampak negatif pada investasi.

Properti memberi Anda lebih banyak kendali atas investasi Anda karena Properti adalah aset berwujud yang dapat digunakan untuk memanfaatkan berbagai aliran pendapatan sekaligus menghasilkan keuntungan modal.

2. Properti memiliki nilai aset berwujud yang tinggi

Tanah dan rumah Anda akan selalu berharga. Investasi lain mungkin meninggalkan Anda dengan sedikit atau tanpa nilai dalam aset berwujud, seperti saham yang bisa turun menjadi nol atau mobil baru yang nilainya terdepresiasi dari waktu ke waktu.

Baca Juga  6 rasio keuangan berikut untuk membantu Anda memilih saham

Asuransi pemilik rumah akan melindungi investasi Properti Anda, jadi pastikan untuk membeli polis terbaik yang tersedia sehingga aset Anda terlindungi dalam kasus terburuk.

3. Nilai Properti Meningkat Seiring Waktu

Sejarah membuktikan bahwa semakin lama Anda memiliki properti, semakin banyak uang yang Anda hasilkan.

Pasar perumahan selalu pulih dari gelembung masa lalu yang menyebabkan nilai rumah turun, dan bagi mereka yang mempertahankan investasi mereka melalui masa-masa yang bergejolak, harga rumah bangkit kembali dan pertumbuhan kembali pulih.

4. Berinvestasi dalam Properti dapat mendiversifikasi portofolio Anda

Jika Anda pernah berbicara dengan perencana keuangan tentang investasi, Anda akan memahami pentingnya diversifikasi.

Ketika Anda mendiversifikasi portofolio Anda, Anda menyebarkan risiko.

Properti akan selalu berfungsi sebagai aset berwujud yang aman untuk mengurangi risiko dalam portofolio Anda.

Banyak orang yang telah mengumpulkan atau meningkatkan aset  dengan cara  berinvestasi di Properti .

5. Properti Menghasilkan Pendapatan Pasif yang Dapat Diprediksi

Memiliki properti sewaan memberi Anda sumber pendapatan sewa bulanan yang langsung dan dapat diprediksi.

Sebagian besar investor mengincar hasil sewa properti sebesar 8-12 persen.

Saham juga memberikan pendapatan tetap dalam bentuk pembayaran dividen.

Namun, pendapatan dari seringkali hanya sedikit melebihi inflasi.

Inilah sebabnya mengapa berinvestasi di Properti lebih menguntungkan daripada berinvestasi di saham.

Mana yang Lebih Menguntungkan,Investasi Rumah atau Apartemen ?

Tentu saja, investasi di sektor Properti semakin diminati.

Namun, setiap properti, baik rumah maupun apartemen, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pertama, kita akan membahas keuntungan dan kerugian dari berinvestasi di Properti rumah.

Jika Anda memilih untuk berinvestasi di rumah, bersiaplah untuk mendapatkan keuntungan besar.

Kenapa bisa begitu? Karena setiap tahun harga rumah tanah terus merangkak naik. Terutama di kota-kota besar.

Baca Juga  4 Kriteria Lokasi Terbaik untuk Investasi Properti

 

Dengan demikian, investasi tanah merupakan investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Apalagi jika rumah yang Anda ambil merupakan bagian dari kota terpadu yang dibuat oleh developer ternama, harganya pun akan semakin mahal.

Misalnya perumahan di Alam Sutra, Summarekon Serpong, BSD City dan sebagainya.

Kemudian, keuntungan berinvestasi rumah tapak dibandingkan apartemen adalah mudah digunakan sebagai jaminan.

Lembaga perbankan akan menawarkan pinjaman di mana rumah dapat digunakan sebagai jaminan.

Banyak bank atau lembaga keuangan yang membolehkan kepemilikan rumah sebagai jaminan saat ingin mengajukan pinjaman.

Contoh dari pinjaman tersebut adalah memiliki pinjaman multiguna, pinjaman jaminan rumah (KAR).

Dana tersebut dapat digunakan sebagai modal usaha, perbaikan atau kebutuhan lainnya.

Terlepas dari keuntungannya, investasi rumah tanah juga memiliki kerugian ketika nilai rumah tanah turun lebih cepat.

Seiring waktu, nilai benda mati akan berkurang. Meski harga jualnya cenderung naik, nilai bangunannya justru menurun.

Pencarian Terkait

Related Articles

Back to top button